Lagu Cinta : PAMIT dari Tulus
Pamit!
- Lagu cinta kali ini menampilkan lagu teranyar dari penyanyi asal Bukittinggi, Sumatera Barat bernama Tulus. Penyanyi yang bernama asli Muhammad Tulus ini sehari-harinya berprofesi sebagai tukang gambar alias arsitek di Bandung.
- Lagu pamit sendiri bercerita tentang perpisahan sepasang kekasih yang harus terjadi karena gak menemukan titik temu. Demi mendapatkan suasana lagu yang baper banget, video klipnya sampe suting di luar negeri selama. Republik Ceko, gan? Kalo gak tau negara ini di mana dan seberapa jauhnya dari Indonesia, buka atlas gih sana..!!
![]() |
sumber gambar : m.tempo.com |
- Kenapa mesti milih Praha (ibukota Ceko) sebagai tempat pembuatan video klip, apa kurang tempat yang lebih eksotis di negara ini? Bukannya gak nasionalis, gan..judul lagu ini kan pamit alias goodbye tuh, jadi suasana video klipnya kudu yang galau, kelam, abu-abu. Nah suasana kek gitu didapatin di sebuah kota tua yang dingin macam Praha dengan suhu di bawah nol derajat dengan lokasi syuting di sebuah bangunan industri yang sudah tua.
- Seniman memang kek gitu, konsep harus direalisikan sesuai bayangan yang ada di kepala mereka. Kalo gak dapat konsep itu di negeri sendiri ya..ngimpor konsep itu di luar negeri sekalian jalan-jalan.
- Silakan ditonton video klipnya yang baper banget.. dan ada lirik yang bisa kamu salin di bawah ini kalo kamu niat pengen ngapal lagunya..
Tubuh saling bersandar
Ke arah mata angin berbeda
Kau menunggu datangnya malam
Saat kumenanti fajar
Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang
Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu
Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu
Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang
Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu
Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu
Ke arah mata angin berbeda
Kau menunggu datangnya malam
Saat kumenanti fajar
Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang
Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu
Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu
Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang
Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu
Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu
Comments
Post a Comment